-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Jogja Hari Ini
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dinkes Bantul Minta Masyarakat Waspada Konsumsi Makanan

    21/03/25, 15:34 WIB Last Updated 2025-03-21T08:34:31Z

    Bantul, Kabar Jogja – Selama libur lebaran 2025, Dinas Kesehatan meminta masyarakat untuk mewaspadai pola-pola konsumsi makanan agar tidak menimbulkan kasus keracunan makanan. Selama liburan yang dimulai sejak 24 Maret sampai 8 April, seluruh fasilitas kesehatan di Bantul tetap buka.


    Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widiyantara menerangkan ada kemungkinan selama merayakan lebaran ada acara makan bersama.


    “Kami terus meminta fasilitas kesehatan tingkat pertama yaitu Puskesmas untuk mengedukasi tentang pola pemilihan bahan makanan untuk mencegah kejadian luar biasa makanan,” jelasnya saat dikutip pada Jumat (21/3).


    Dalam edukasi itu, masyarakat diminta dalam mengkonsumsi makanan memperhatikan kebersihan makanan, khususnya pada bahan makanan kemasan. Yang perlu diperhatikan masa simpan atau masa kadaluarsanya bahan makanan tersebut bisa dikonsumsi.


    Demikian juga dengan obat-obatan, masyarakat tetap diminta untuk mencermati masa edar obat sebelum membeli dan mengkonsumsinya.

    “Selain bahaya keracunan, selama libur lebaran nanti kita juga mewaspadai peningkatan kasus demam berdarah, diare, dan leptospirosis karena belum berakhirnya musim penghujan,” lanjut Agus.


    Sebagai antisipasi, selama libur lebaran seluruh fasilitas kesehatan pertama yaitu 16 Puskesmas dan rumah sakit tetap membuka pelayanan kegawatdaruratan mulai dari kecelakaan hingga pemeriksaan kehamilan.


    Untuk pelayanan pemeriksaan di berbagai poli akan dibuka kembali pada 9 April.


    Dinkes Bantul selama libur lebaran akan mengerahkan sebanyak 467 petugas kesehatan yang akan bertugas di fasilitas kesehatan tingkat pertama, rumah sakit dan tiga posko pemantauan arus mudik/balik yang disiapkan Pemkab.


    Pos-pos pemantau tersebut berlokasi di Simpang 4 (Empat) Druwo, Simpang 3 (Tiga) Piyungan, Bundaran Srandakan dan Pos PAM Polairud Parangkusumo.


    Dosen Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Edi Suryanto dalam himbaunya menyatakan selama bulan ramadhan hingga merayakan lebaran terjadi peningkatan konsumsi daging. Makanan berbasis daging ini dianggap dapat membantu menjaga stamina.


    Dipaparkan terdapat resiko mengkonsumsi daging dan produknya secara berlebihan yakni munculnya gangguan pencernaan dan kolesterol tinggi. Selain kolesterol dan gangguan pencernaan, konsumsi serat, sayur dan buah juga menurun.


    “Masyarakat agar mengonsumsi daging secukupnya dan memilih bagian daging yang rendah lemak. Selain itu, perlu memperbanyak mengkonsumsi sayur dan buah. Jangan lupakan air putih yang cukup untuk membantu metabolisme dan mencegah dehidrasi,” pungkasnya. (Tio)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Sport

    +

    Milenial

    +
    close