BANTUL, KabarJogja.ID - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Panggung Lestari, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul meraih penghargaan tingkat ASEAN. Kehadirannya dianggap mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan desa dan pengurangan kemiskinan.
Kepala Desa Panggungharjo, Wahyudi Anggoro Hadi mengatakan penghargaan itu diberikan di Nay Pyi Taw, Myanmar pada Jumat (8/11) waktu setempat. "Penghargaan 4th ASEAN Leadership Award on Rural Development and Poverty Eradication," katanya saat dihubungi pada Sabtu (9/1).
Wahyudi mengaku sempat tak terbayang atas penghargaan yang diperoleh. BUMDes Panggung Lestari dipandang memegang peranan penting dalam pembangunan desa dan pengurangan kemiskinan. "Ini tidak pernah terbayang," katanya.
Diungkapkannya, BUMDes ini berdiri pada awal 2013 silam. Pemerintah desa berkeinginan untuk membangun pola hubungan yang baru antara pemerintah desa dan warga desa agar tidak hanya bersifat administratif.
BUMDes itu saat ini telah memiliki lebih dari lima unit usaha. Sektor yang disasar berupa pelayanan barang dan jasa yang biasa menjadi kebutuhan warga.
Seperti pengelolaan sampah minyak goreng bekas, Kampung Mataraman, swalayan, tamanu oil, dan agro pertanian. Saat ini sedikitnya 90 warga yang bekerja di BUMDes tersebut.
"Untuk kebutuhan dari BUMDes ini dipenuhi dari hasil usaha tani warga. Kalau belum mencukupi baru diambil dari pasar," ucap Wahyudi.
Sementara, Direktur BUMDes Panggung Lestari, Eko Pambudi menambahkan perkembangan BUMDes ini merupakan bukti bahwa tingkat desa mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada. "Semoga ke depan bisa semakin berkembang dan berdampak lebih besar bagi masyarakat," ucapnya.(Luna)