-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Program Makmur Agrosolution, Dorong Purbalingga Jadi Sentra Jagung Hibrida

    22/07/24, 11:36 WIB Last Updated 2024-07-22T04:36:24Z

    Yogyakarta, Kabar Jogja -PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menjadi sentra produksi komoditas jagung hibrida. Lewat program Makmur Agrosolution, PT Pupuk Kaltim mengoptimalkan perannya dalam mendorong ketahanan pangan dan penguatan sektor pertanian terintegrasi.


    Melalui rilis pada Senin (22/7), Agronomis Pupuk Kaltim wilayah Jawa Tengah Kukuh Rasiyanto menyebut  program Makmur Agrosolution adalah wujud kontribusi perusahaan dalam meningkatkan pertanian jagung masyarakat, melalui penyediaan benih berkualitas untuk hasil yang optimal.


    “Program pembenihan jagung ini bekerjasama dengan UPTD Pembenihan Purbalingga sebagai pelaksana pembenihan, serta Advanta Indonesia selaku offtaker benih,” ucapnya.

    Purbalingga dipilih karena memiliki potensi besar, baik dari kondisi tanah maupun iklim, untuk pengembangan budidaya jagung hibrida. Pembibitan benih perdana pada Senin (15/7) lalu dilakukan pada lahan seluas 20 hektar.


    Program Makmur Agrosolution dipaparkan Kukuh didasari uji coba yang menunjukkan adanya peningkatan kualitas dan kuantitas pada benih jagung menggunakan produk Pupuk Kaltim, yang jauh berbanding dengan kebiasaan petani sebelumnya.


    Ini mendorong perusahaan mengembangkan potensi bibit jagung hibrida, sekaligus memberikan jaminan melalui offtaker yang telah menjalin komitmen dan kerjasama untuk menyerap hasil pertanian masyarakat.


    “Program diharapkan berdampak pada kesejahteraan petani dan produktivitas jagung dipacu optimal. Program ini relevan dalam penguatan ketahanan pangan nasional, mengingat jagung merupakan salah satu komoditas utama yang disasar," tambah Kukuh.


    Project Manager Program MAKMUR dan Agrosolution Pupuk Kaltim Yusva Sulistyo, di program ini selain menyediakan bibit unggul jagung hibrida. Pupuk Kaltim juga memberikan pendampingan teknis ke petani dalam penerapan teknologi pertanian presisi untuk mendorong tata kelola efisien.


    Mulai dari persiapan lahan dan penanaman, hingga tahap pemeliharaan sampai masa panen. Pendampingan dilakukan bersama tim ahli Pupuk Kaltim yang memiliki pengalaman di bidang agronomi dan teknologi pertanian.


    "Hal ini yang kami dorong di Purbalingga, agar program Agrosolution memberikan dampak ekonomi yang signifikan untuk mendorong kesejahteraan petani. Program ini juga dirancang dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan," terang Yusva.


    Sepanjang tahun ini, Pupuk Kaltim diamanatkan untuk mengelola program MAKMUR dan Agrosolution di seluruh Sulawesi, Kalimantan, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Selanjutnya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), NTB, NTT dan Papua Barat. 


    Pengembangan merujuk pada realisasi pada 2023 lalu, yang mencapai 72.436 hektar lahan atau mencapai sebesar 113,18 persen dari target 64.000 hektar.


    "Sementara total petani yang tergabung mencapai 24.497 orang. Dari jumlah tersebut, produktivitas pertanian di berbagai sektor mampu terdongkrak secara optimal," lanjut Yusva.


    Kepala Dinas Pertanian Purbalingga Revon Haprindiat, mengapresiasi dan menyambut positif dukungan Pupuk Kaltim terhadap potensi benih jagung hibrida, yang dikembangkan melalui program Agrosolution. Ini menunjukkan komitmen perusahaan beriringan dengan pemerintah mendorong produktivitas pertanian, untuk meningkatkan kesejahteraan petani secara merata.


    “Dari upaya yang dilaksanakan, ketahanan pangan dan kesejahteraan petani bisa kita capai dengan lebih optimal. Semoga kerjasama dan kolaborasi ini bisa mencapai hasil yang diharapkan,” tutur Revon. (Tio)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close