-->
  • Jelajahi

    Copyright © KabarJogja.ID - Kabar Terkini Yogyakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Penyelenggaraan Pasar Murah Sasar Kecamatan Dengan Penduduk Miskin

    05/03/24, 15:03 WIB Last Updated 2024-03-05T08:03:44Z

    Bantul, Kabar Jogja – Sebagai upaya pengendalian harga kebutuhan pokok di pasar, pemerintah daerah menyelenggarakan pasar murah yang difokuskan menyasar berbagai kecamatan-kecamatan yang memiliki persentase penduduk miskin lebih tinggi.


    Bantul bakal menggelar tiga pasar murah sepanjang Maret-April ini dengan kuota masing-masing komunitas sebanyak 10 ton.


    Selasa (5/3) pagi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bantul menggelar pasar murah bahan pokok di Lapangan Karangtalun, Imogiri. Berbagai komoditas yang mengalami kenaikan seperti beras, gula pasir, telur ayam, bawang merah dan bawah putih serta minyak goreng disediakan dengan harga murah.


    “Kegiatan ini digelar untuk membantu persiapan masyarakat dalam menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” kata Wakil Bupati Joko B Purnomo.


    Dalam paparannya, Wabup Joko menyatakan dari pantauan harga di beberapa pasar didapatkan terjadi penurunan harga jual beras premium dari sebelumnya Rp16.000 menjadi Rp15.000 per kg.  Beras medium dari harga Rp15.000 turun menjadi Rp14.500.


    Demikian pula dengan harga Cabai merah dan cabe keriting yang mengalami penurunan menjadi kesemuanya menjadi Rp55.000 dari harga sebelumnya Rp71.000 dan Rp59.000 per Kg.


    “Kami berencana menggelar pasar murah bahan pokok di tiga kecamatan yang memiliki persentase penduduk miskin nya tinggi yaitu Imogiri, Dlingo dan Pajangan. Masing komoditas yang dijual kita siapkan hingga 10 ton. Jadi masyarakat kami harap tetap tenang,” lanjut Wabup.


    Menjelang lebaran dan Idul Fitri, Wabup Joko menyatakan cadangan beras di Bantul sudah dinyatakan aman dengan perkiraan kapasitas 800-1.200 ton.


    Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani menyatakan untuk kegiatan pasar murah bahan pokok yang dilaksanakan di enam pasaraya dan 14 kecamatan, pihaknya tahun ini menganggarkan sebanyak Rp1 miliar.


    “Anggaran ini akan kita intervensi nanti selama satu tahun. Dimana sebanyak 514 ton dikali dua ribu rupiah untuk distribusi ke masyarakat,” jelasnya.


    Selama bulan Ramadhan nanti, Ambar mengungkapkan pihaknya melakukan pemantauan harga bahan pangan setiap harinya untuk mengendalikan harga pangan di pasaran.


    “Selanjutnya kami juga melaksanakan pemantauan pasokan penyediaan komoditas beras di bulog, distributor, toko-toko modern dan pedagang pasar bahwa stok beras kita tercukupi untuk menghadapi Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1445 H,” kata Ambar.


    Selama kegiatan pasar murah bahan pokok, disediakan antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, tepung beras, tepung terigu, telur ayam, bawang putih, aneka frozen food.


    “Untuk stok beras SPHP dari bulog ada dua ton, selain jenis itu ada enam ton ini bersamaan dengan Toko Lestari ya, jadi total stok yang kami siapkan untuk Kemantren Umbulharjo ada delapan ton,” ungkapnya.


    Untuk harga beras SPHP dijual dengan harga Rp 51.000, beras premium Bulog Rp 68.000, berat premium sawah Jingga dibanderol harga Rp 74.000. Sementara untuk telur dibanderol Rp 28.000, gula pasir di rata-rata Rp 15.000, minyak goreng dengan merk Fortune dengan harga Rp15.000. (Tio)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close